Fokus Pada Angkutan Massal Dan Keterpaduan Antarmoda Bag3

Tantangan paling besar adalah menjalin koordinasi yang apik antar institusi. Kedua, kami juga sedang berusaha memaksimalkan fungsi kelembagaan. Tantangan berikutnya, yang juga esensial adalah persoalan dana yang terbatas. Bagaimana Ditjen Hubdat menghadapi hal tersebut? Sudah terbentuk 25 Balai Pengelola Transportasi Darat di seluruh Indonesia. Itu menjadi salah satu perpanjangan tangan kami di daerah, sehingga mempermudah koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Soal dana, kami perlu bekerja sama dengan swasta. Apa harapan Anda untuk transportasi darat di masa yang akan datang?

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubdat bisa menyelenggarakan pemerintahan yang lebih efisien, termasuk pembangunan yang menggunakan APBN. Pasalnya APBN harus terarah dan jelas untuk kepentingan masyarakat, sebab dana terbatas maka skala prioritas menjadi acuan. Selanjutnya yang penting angkutan massal harus dikembangkan dan terintegrasi dengan moda lain, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang baik dengan tarif murah. Serta membangun infrastruktur untuk kebutuhan masyarakat dan daerah terpencil sehingga tidak ada daerah yang terisolir, itu harapan saya.