Minumlah setiap 2 jam

Ya mama menyusui disarankan untuk minum setiap dua jam sesuai jam jam pengosongan ASI, setelah makan dan sesudah menyusui. Diluar jam itu, jika mama merasa haus, hendaknya segera minum. Haus pertanda mulai dehidrasi dan harus cepat minum. Tubuh yang kekurangan cairan karena pengeluaran yang lebih banyak akibat menyusui umumnya akan menunjukkan tanda tanda dehidrasi.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Ada beberapa tanda yang muncul, yakni : urine berwarna pekat dan jumlahnya sedikit, rasanya seperti ingin pingsan, kepala seperti berputar, lemas atau kelelahan, juga sakit kepala atau nyeri. Jika satu diantara tanda tersebut terjadi, segera minum dalam jumlah cukup banyak. Bisa juga dengan menambahkan garam dan gula pada cairan yang akan dikonsumsi. The Institute of Medicine, AS, menganjurkan mama menyusui agar minum sebanyak 3,1 liter setiap hari atau setara dengan 13 gelas air.

Tanda tubuh cukup cairan

Karena jumlah kebutuhan cairan berbeda beda antara mama yang satu dengan mama yang lainnya, cara mudah mendeteksikecukupan cairan ialah bibir selalu lembap, BAB tidak keras dan air seni berwarna sedikit kuning. Bila air seni berwarna kuning pekat seperti jus apel, tandanya ginjal sudah memberi tahu bahwa mama kekurangan cairan.

Yang boleh dilakukan dan tidak dilakukan untuk mama menyusui

Ada beberapa hal yang penting mama perhatikan : konsumsi jus alami yang dibuat sendiri di rumah. Selain terjamin kebersihannya, jus buatan sendiri juga bebas dari pengawet dan pemanis buatan. Konsumsi susu rendah lemak atau bebas lemak. Pilih jenis susu kedelai kalau mama alergi protein susu hewani atau lactose free milk bila mama intoleran laktosa. Bila ingin mengonsumsi kopi sebaiknya tidak leih dari satu cangkir sehari, karena kandungan kafeinnya bisa menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan bayi. Minuman beralkohol agar dihindari karena tidak baik untuk kesehatan mama dan juga si bayi. Minuman bersoda sebaiknya dijauhi karena bisa meningkatkan kadar gula darah. Hati hati mengonsumsi jamu jamuan, sebab ada jamu penyembuh luka bekas operasi sesar yang justru membuat ASI kering.